Di tengah rutinitas itu, patroli senyap digelar aparat Polresta Tangerang melalui Satpolairud, Kamis, 16 April 2026.
Kabupaten Tangerang ; Lalu lintas di perairan utara Tangerang tampak berjalan seperti biasa. Kapal nelayan hilir mudik, sebagian menebar jaring, sebagian lain kembali ke daratan. Di tengah rutinitas itu, patroli senyap digelar aparat Polresta Tangerang melalui Satpolairud, Kamis, 16 April 2026.
Tiga personel, Aiptu H. Faisal, Bripka Sayoko, dan Abripda Khairul A., diturunkan untuk menyisir wilayah perairan Karang Gosong sejak pagi. Sekitar pukul 09.10 WIB, mereka melakukan deteksi dini di titik-titik yang dinilai rawan. Pengawasan dilakukan tanpa hiruk-pikuk, namun dengan sasaran yang jelas: mencegah potensi pelanggaran sebelum terjadi.
Pendekatan ini, menurut petugas, menjadi bagian dari strategi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) di wilayah perairan. Bukan semata penindakan, tetapi juga pencegahan melalui kehadiran aparat di lapangan.
Menjelang siang, patroli bergerak ke perairan Pulo Cangkir. Di sana, sekitar pukul 14.10 WIB, petugas menghentikan satu kapal ikan jenis jaring tarik berkantong, KM Mulya Jati GT 29. Kapal tersebut dinakhodai Jamil, dengan 12 anak buah kapal yang tengah beroperasi.
Pemeriksaan dilakukan terhadap dokumen kapal dan identitas awak. Hasilnya, tidak ditemukan pelanggaran maupun indikasi tindak pidana. Namun, interaksi tidak berhenti pada pemeriksaan administratif.
Petugas memberikan imbauan langsung kepada nakhoda dan ABK agar tidak menebar jaring di alur pelayaran. Jalur tersebut merupakan lintasan kapal lain yang memiliki risiko tinggi jika terganggu aktivitas penangkapan ikan.
Di laut yang tampak tenang, potensi bahaya kerap datang tanpa tanda. Jaring yang melintang di jalur pelayaran bisa berujung kecelakaan, bahkan konflik antar pengguna laut. Karena itu, kepatuhan terhadap aturan menjadi garis batas yang tak boleh dilanggar.
Kegiatan patroli ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan aparat kepolisian dalam memastikan aktivitas pelayaran dan perikanan berjalan sesuai ketentuan hukum. Pengawasan juga diarahkan untuk menjaga stabilitas kawasan pesisir yang kian padat aktivitas ekonomi.
Pihak Polresta Tangerang menegaskan, patroli rutin akan terus ditingkatkan. Di tengah dinamika perairan yang terus bergerak, kehadiran aparat menjadi penanda bahwa ruang laut bukan tanpa penjagaan. Operasi sunyi itu mungkin tak selalu terlihat, tetapi dampaknya diharapkan menjaga ketertiban tetap terasa.












