Aksi kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam membangun jembatan gantung perintis di Desa Kumbang Jaya, Kecamatan Badar, Kabupaten Aceh Tenggara.
Kabupaten Aceh Tenggara ; Semangat gotong royong kembali menjadi sorotan publik. Aksi kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam membangun jembatan gantung perintis di Desa Kumbang Jaya, Kecamatan Badar, Kabupaten Aceh Tenggara, mendadak viral dan menuai apresiasi luas.
Pembangunan jembatan tersebut melibatkan Babinsa Koramil 0108-03/Badar bersama personel Posramil Darul Hasanah Kodim 0108/Aceh Tenggara yang turun langsung ke lapangan. Bersama warga, mereka bekerja tanpa mengenal lelah demi mempercepat terwujudnya akses vital yang menghubungkan antar kecamatan.
Jembatan gantung ini memiliki peran strategis bagi masyarakat. Sebelumnya, akses penghubung utama tersebut terputus akibat banjir bandang yang menghanyutkan jembatan lama. Dampaknya, aktivitas warga sempat lumpuh, mulai dari distribusi hasil pertanian, akses pendidikan, hingga pelayanan kesehatan.
Danramil 0108-03/Badar, Kapten Inf Sadriadi melalui Danposramil Darul Hasanah, Peltu Dedi Cahyadi, menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan prioritas utama untuk memulihkan mobilitas warga.
“Jembatan ini sangat dibutuhkan masyarakat. Tidak hanya untuk akses transportasi, tetapi juga untuk menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan kesehatan. Karena itu, kami bersama warga berupaya mempercepat proses pembangunannya,” ujarnya.
Menurutnya, keterlibatan aktif masyarakat menjadi kunci utama percepatan pembangunan. Kolaborasi yang terjalin mencerminkan kuatnya hubungan antara TNI dan rakyat dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk dampak bencana.
Kini, pembangunan jembatan terus dikebut. Harapan besar pun mengemuka, agar jembatan tersebut segera rampung dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Kumbang Jaya, Desa Kubu, serta wilayah sekitarnya.
Lebih dari sekadar infrastruktur, jembatan ini menjadi simbol kebangkitan pascabencana. Kehadirannya diyakini akan membuka kembali akses yang sempat terisolasi, memperlancar arus ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
Di tengah berbagai keterbatasan, semangat gotong royong yang ditunjukkan TNI dan warga menjadi bukti bahwa solidaritas tetap menjadi kekuatan utama dalam membangun negeri, menghubungkan harapan, dari satu sisi kehidupan ke sisi lainnya.












