Peristiwa itu kini tengah ditangani oleh Satuan Reserse Kriminal Polresta Tangerang. Polisi memastikan penyelidikan terus berjalan untuk mengungkap para pelaku dan motif di balik insiden tersebut.
Kab.Tangerang, Volunteer news ; Suasana malam di Lapo Sopo Sanggar, Kelurahan Kadu Agung, Kecamatan Tigaraksa, mendadak berubah mencekam pada Minggu dini hari (4/5/2026) sekitar pukul 04.00 WIB. Seorang pria berinisial JP menjadi korban dugaan pengeroyokan oleh sekelompok orang tak dikenal.
Peristiwa itu kini tengah ditangani oleh Satuan Reserse Kriminal Polresta Tangerang. Polisi memastikan penyelidikan terus berjalan untuk mengungkap para pelaku dan motif di balik insiden tersebut.
Kapolresta Tangerang Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah menjelaskan, kejadian bermula saat korban tengah duduk dan berbincang di lokasi kejadian. Tiba-tiba, sekitar 15 orang tak dikenal mendatangi korban dan langsung melakukan pengeroyokan.
“Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka robek di bagian kepala dan dahi sebelah kiri, serta memar dan lecet di bagian pipi kiri,” ujar Indra, (5/5/2026).
Usai kejadian, korban langsung melaporkan peristiwa tersebut ke pihak kepolisian. Luka yang dialami JP sempat mendapat penanganan awal dari pengelola lokasi kejadian.
Pihak pengelola Lapo Sopo Sanggar juga disebut telah memfasilitasi upaya mediasi antara pihak-pihak terkait. Korban pun menyatakan kesediaannya untuk menempuh jalur musyawarah, meski proses hukum tetap berjalan.
Meski demikian, polisi menegaskan kasus ini tidak berhenti pada upaya damai semata. Satreskrim Polresta Tangerang kini masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi para pelaku pengeroyokan.
“Kami mengimbau seluruh pihak untuk mempercayakan proses hukum kepada kepolisian serta bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” tegas Kapolresta.
Pihak korban juga disebut telah menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara kepada kepolisian. Di sisi lain, kepolisian memastikan akan menindak tegas setiap bentuk kekerasan yang mengganggu ketertiban umum.
Kasus ini menjadi perhatian karena terjadi di ruang publik yang seharusnya menjadi tempat interaksi sosial yang aman. Polisi kini masih memburu para pelaku dan mendalami motif di balik aksi pengeroyokan yang terjadi di waktu dini hari tersebut.












