Daerah

Pemkab Tangerang Gandeng LLDIKTI, Dua Kampus Vokasi Ditargetkan Operasi Oktober 2026

×

Pemkab Tangerang Gandeng LLDIKTI, Dua Kampus Vokasi Ditargetkan Operasi Oktober 2026

Sebarkan artikel ini
Pemkab Tangerang Gandeng LLDIKTI, Dua Kampus Vokasi Ditargetkan Operasi Oktober 2026

Pemerintah Kabupaten Tangerang menggandeng Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IV dalam percepatan pembentukan dua perguruan tinggi vokasi baru yang ditargetkan mulai beroperasi pada Oktober 2026.

Kab.Tangerang Volunteer news ; Kabupaten Tangerang terus memperkuat posisinya sebagai kawasan industri dan jasa yang membutuhkan sumber daya manusia terampil dalam jumlah besar. Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tangerang menggandeng Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IV dalam percepatan pembentukan dua perguruan tinggi vokasi baru yang ditargetkan mulai beroperasi pada Oktober 2026.

Dua kampus yang tengah dipersiapkan itu adalah Universal Tourism Polytechnic (UNITOP) dan Polytechnic Volunteer di bawah naungan Yayasan PMI Kabupaten Tangerang. Tim LLDIKTI Wilayah IV bahkan telah melakukan kunjungan lapangan ke lokasi kampus pada Selasa, 19 Mei 2026, guna meninjau kesiapan sarana, administrasi, dan konsep akademik kedua institusi tersebut.

Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, yang menegaskan bahwa pendidikan vokasi menjadi kebutuhan mendesak di tengah pertumbuhan sektor industri, pariwisata, hingga kesehatan di wilayah Tangerang.

Menurut Soma, kedua politeknik itu dirancang dengan pendekatan pembelajaran berbasis praktik yang dominan. Porsi praktik disebut mencapai 70 hingga 80 persen, sedangkan teori hanya sekitar 20 hingga 30 persen.

Konsepnya memang menyiapkan lulusan yang siap masuk dunia kerja. Jadi orientasinya bukan hanya akademik, tetapi keterampilan yang benar-benar dibutuhkan industri,” kata Soma.

UNITOP akan fokus pada pendidikan hospitality dan industri pariwisata, sedangkan Polytechnic Volunteer diarahkan pada bidang kesehatan vokasi dengan sejumlah program unggulan seperti teknologi bandara, fisioterapi, dan gizi.

Langkah tersebut dinilai selaras dengan perkembangan Kabupaten Tangerang yang kini tumbuh menjadi salah satu kawasan penyangga ekonomi nasional dengan perkembangan sektor MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) yang pesat. Hotel, pusat konvensi, restoran, hingga kegiatan berskala nasional dan internasional terus berkembang di wilayah itu.

Pemerintah daerah menilai pertumbuhan tersebut harus diimbangi dengan ketersediaan tenaga kerja profesional yang memiliki keterampilan spesifik di bidang hospitality dan pengelolaan event.

Banyak industri hospitality berkembang di Kabupaten Tangerang. Kita harus menyiapkan tenaga profesional yang mampu mengelola kegiatan nasional maupun internasional,” ujarnya.

Selain sektor pariwisata, kebutuhan tenaga kesehatan juga disebut terus meningkat. Karena itu, Pemkab Tangerang mendorong hadirnya pendidikan vokasi kesehatan yang dapat langsung menjawab kebutuhan rumah sakit, klinik, hingga lembaga pelayanan kemanusiaan.

Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah IV, Lukman, mengapresiasi langkah cepat Pemkab Tangerang dalam menghadirkan dua kampus vokasi yang dinilai sangat relevan dengan kebutuhan pasar kerja saat ini.

Menurut Lukman, jumlah perguruan tinggi di Provinsi Banten masih tergolong terbatas. Dari sekitar 84 perguruan tinggi yang ada di Banten, hanya sekitar 15 berada di Kabupaten Tangerang.

Nah, ini tentu masih sangat kurang dibanding kebutuhan masyarakat dan perkembangan industri di Tangerang,” ujar Lukman.

Ia juga menyoroti kelangkaan program studi teknologi bandara yang saat ini baru tersedia di sedikit perguruan tinggi di Indonesia. Padahal kebutuhan tenaga profesional di bidang tersebut terus meningkat seiring pengembangan sektor transportasi udara dan infrastruktur bandara.

Selain itu, tenaga fisioterapi dan tenaga hospitality juga disebut memiliki peluang kerja tinggi, baik di dalam negeri maupun pasar internasional seperti kapal pesiar dan jaringan hotel global.

Daya serap kerjanya sangat baik. Ini momentum penting bagi Kabupaten Tangerang untuk menyiapkan SDM unggul berbasis vokasi,” katanya.

LLDIKTI Wilayah IV menargetkan seluruh proses administrasi dan pemenuhan syarat akademik kedua kampus dapat rampung pada Juli 2026. Jika seluruh tahapan berjalan lancar, UNITOP dan Polytechnic Volunteer diproyeksikan mulai menerima mahasiswa baru dan beroperasi paling lambat Oktober 2026.

Kehadiran dua politeknik baru itu diharapkan tidak hanya memperluas akses pendidikan tinggi di Tangerang, tetapi juga menjadi solusi atas kebutuhan tenaga kerja terampil yang terus meningkat di berbagai sektor strategis nasional.

Penulis: TimEditor: Agus Karnawi