Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh.
Surabaya ; Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam solidaritas kemanusiaan lintas daerah dengan menyalurkan bantuan bagi warga terdampak banjir dan tanah longsor di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Bantuan tersebut diserahkan pada Senin (22/12/2025) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur dan diterima langsung oleh pengelola logistik setempat.
Ketua Tim Kerja Penanganan Korban Bencana Alam Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Hanif Iksanudin, mengatakan penyaluran bantuan ini merupakan wujud kepedulian Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama masyarakat Jawa Timur terhadap kondisi warga Pidie Jaya yang tengah menghadapi situasi darurat pascabencana.
“Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama masyarakat Jawa Timur kembali menyalurkan bantuan untuk warga Pidie Jaya. Bantuan ini berupa kebutuhan dasar dan perlengkapan kebersihan. Semoga dapat membantu meringankan beban masyarakat terdampak,” ujar Hanif dalam keterangannya.
Ia menjelaskan, Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur tidak hanya menghimpun dan menyalurkan bantuan logistik, tetapi juga mengoperasikan dapur umum di lokasi bencana guna memastikan ketersediaan makanan bagi warga terdampak. Bantuan yang diserahkan kali ini merupakan hasil solidaritas masyarakat Jawa Timur yang difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan disalurkan melalui BPBD Provinsi Jawa Timur.
Adapun jenis bantuan yang dikirimkan cukup beragam dan mencakup kebutuhan pokok hingga perlengkapan pendukung pemulihan pascabencana. Bantuan tersebut antara lain beras sebanyak 85 koli dengan total berat 2.515 kilogram, sarden 40 koli seberat 400 kilogram, popok bayi 20 koli seberat 213 kilogram, mi instan 25 koli seberat 424 kilogram, serta biskuit 20 koli dengan berat 313 kilogram.
Selain itu, bantuan juga mencakup susu sebanyak 17 koli dengan total berat 378 kilogram, obat-obatan 9 koli seberat 201 kilogram, kompor 20 koli seberat 60 kilogram, minyak goreng 20 koli seberat 383 kilogram, air mineral 20 koli seberat 220 kilogram, serta peralatan kerja berupa cangkul sebanyak 2 koli dengan berat 72 kilogram. Seluruh bantuan ini ditujukan untuk mendukung kebutuhan dasar warga serta membantu proses pembersihan dan pemulihan lingkungan terdampak.
Sementara itu, Pengelola Logistik Kabupaten Pidie Jaya, Afif Fahari, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan masyarakat Jawa Timur. Ia memastikan seluruh bantuan akan segera didistribusikan kepada warga di wilayah terdampak sesuai dengan skala kebutuhan dan hasil pendataan lapangan.
“Bantuan dari Pemprov Jawa Timur sangat bermanfaat bagi masyarakat Pidie Jaya. Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat, kami mengucapkan terima kasih. Seluruh bantuan ini akan segera kami salurkan agar dapat dirasakan langsung oleh warga yang membutuhkan,” ujar Afif.
Berdasarkan data sementara, bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Pidie Jaya berdampak pada delapan kecamatan, yakni Kecamatan Meureudu, Ulim, Jangka Buya, Bandar Dua, Meurah Dua, Bandar Baru, Panteraja, dan Trienggadeng. Ribuan warga di wilayah tersebut masih membutuhkan dukungan logistik dan layanan dasar untuk mempercepat proses pemulihan.
Penyaluran bantuan lintas provinsi ini mencerminkan semangat gotong royong nasional dalam menghadapi bencana. Pemerintah Provinsi Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam upaya kemanusiaan, sekaligus memperkuat sinergi antardaerah dalam penanganan dan pemulihan bencana di Indonesia.












