Daerah

Pemda Tangerang Kucurkan Rp.1 Miliar untuk Penataan SMPN 3 Kresek, Kualitas Proyek Mulai Dipertanyakan

×

Pemda Tangerang Kucurkan Rp.1 Miliar untuk Penataan SMPN 3 Kresek, Kualitas Proyek Mulai Dipertanyakan

Sebarkan artikel ini
Pemda Tangerang Kucurkan Rp1 Miliar untuk Penataan SMPN 3 Kresek, Kualitas Proyek Mulai Dipertanyakan

Kabupaten Tangerang ; Komitmen Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan kualitas pendidikan kembali ditunjukkan melalui penganggaran sejumlah proyek pembenahan infrastruktur sekolah. Pada tahun anggaran 2025, Dinas Pendidikan telah mengalokasikan dana atau pagu anggaran sebesar Rp.1 miliar dari APBD Kabupaten Tangerang untuk paket pekerjaan Penataan Halaman SMPN 3 Kresek, yang dikerjakan oleh CV Benteng Tangerang sebagai kontraktor pelaksana.

Pemda Tangerang Kucurkan Rp1 Miliar untuk Penataan SMPN 3 Kresek, Kualitas Proyek Mulai Dipertanyakan

Langkah pemerintah ini pada awalnya mendapat sambutan positif dari masyarakat, terutama karena peningkatan fasilitas sekolah dinilai penting untuk menunjang proses belajar mengajar. Namun, di tengah proses pembangunan, sejumlah catatan mulai muncul terkait kualitas hasil pekerjaan.

Pemda Tangerang Kucurkan Rp1 Miliar untuk Penataan SMPN 3 Kresek, Kualitas Proyek Mulai Dipertanyakan

Berdasarkan pemantauan Volunteer News,co.id pekerjaan pemagaran dan penataan halaman sekolah telah berlangsung. Sementara itu, pembangunan TRK gedung masih dalam tahap pengerjaan. Namun, beberapa bagian proyek yang telah selesai justru diduga mulai menunjukkan tanda-tanda kerusakan.

Di antaranya, pagar sekolah diduga tampak mengalami retakan, sementara paving block halaman sekolah mulai ditumbuhi rumput liar. Kondisi ini memunculkan dugaan bahwa pengerjaan proyek tidak sepenuhnya memenuhi spesifikasi teknis yang ditetapkan, mengingat kerusakan muncul hanya dalam hitungan bulan setelah pengerjaan.

Abdullah, seorang pemerhati pembangunan di Kabupaten Tangerang, menyayangkan situasi ini.

Perhatian Pemda Tangerang terhadap dunia pendidikan patut kita apresiasi. Namun kualitas pembangunan pada proyek penataan halaman SMPN 3 Kresek perlu dipertanyakan. Saat ini sudah terlihat pagar mulai retak dan halaman dipenuhi rumput liar,” ujarnya kepada Volunteer News (22/11/2025).

Di sisi lain, Kepala Sekolah SMPN 3 Kresek menyatakan bahwa pihaknya tidak memiliki kewenangan resmi untuk mengawasi proyek tersebut.

Saya tidak memiliki kewenangan untuk melakukan pengawasan pada proyek di SMPN 3 Kresek ini. Silakan tanyakan langsung kepada konsultan,” ungkapnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kontraktor, konsultan pengawas, maupun instansi terkait belum berhasil dikonfirmasi untuk memberikan keterangan resmi mengenai dugaan ketidaksesuaian teknis dan potensi kerusakan dini tersebut.

Volunteer news.co.id akan terus memantau perkembangan proyek ini sebagai bagian dari upaya memastikan transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran publik.

Catatan redaksi: Berita ini disusun berdasarkan informasi awal yang diperoleh dari sumber lapangan. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak-pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.