Daerah

P3A Sumber Berkah Desak Pemda Tangerang Perbaiki Pintu Air Cicayur yang Rusak

×

P3A Sumber Berkah Desak Pemda Tangerang Perbaiki Pintu Air Cicayur yang Rusak

Sebarkan artikel ini
P3A Sumber Berkah Desak Pemda Tangerang Perbaiki Pintu Air Cicayur yang Rusak

Kabupaten Tangerang ; Perkumpulan Petani Pengguna Air (P3A) Sumber Berkah, Desa Pasir, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, Banten, mendesak Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang melalui dinas terkait untuk segera meninjau dan memperbaiki pintu air pada saluran pembuang Cicayur. Kerusakan pada pintu air tersebut dinilai sangat krusial karena berpengaruh langsung terhadap sistem pengairan lahan pertanian di Desa Pasir dan wilayah sekitarnya.

P3A Sumber Berkah Desak Pemda Tangerang Perbaiki Pintu Air Cicayur yang Rusak
Ket.foto : Para Petani saat melakukan buka tutup darurat dengan batang pohon pisang

Ketua P3A Sumber Berkah, Ade, menegaskan bahwa pintu air Cicayur merupakan infrastruktur vital bagi para petani dalam mengatur debit air ke area persawahan. Kondisi rusak yang dibiarkan berlarut-larut dikhawatirkan dapat mengancam keberlanjutan produksi pertanian setempat.

Kami berharap Pemda Tangerang dapat segera meninjau dan memperbaiki kondisi pintu air pada saluran pembuang Cicayur. Keberadaannya sangat penting bagi petani dalam mengatur sistem pengairan di wilayah Desa Pasir,” ujar Ade saat ditemui Volunteernews.co.id, 18 November 2025.

Ade menjelaskan, akibat kerusakan tersebut, para petani terpaksa melakukan upaya darurat dengan menggunakan batang pohon pisang sebagai alat buka-tutup pintu air. Namun metode tradisional ini sering kali tidak mampu menahan tekanan air, terutama ketika debit sungai meningkat.

Para petani terpaksa menggunakan alat seadanya, seperti batang pohon pisang, untuk menutup dan membuka pintu air. Bila debit air besar, penutup darurat itu tidak kuat menahan, sehingga air meluap dan merendam area pertanian. Akibatnya, petani menghadapi kegagalan panen,” tambahnya.

Hingga laporan ini diterbitkan, pihak-pihak terkait dari Pemda Kabupaten Tangerang belum dapat dikonfirmasi untuk dimintai tanggapan. Petani berharap perbaikan segera direalisasikan guna mencegah kerugian lebih besar pada musim tanam mendatang.