Daerah

Minim Pengawasan, Proyek U-Ditch di Desa Rajeg Kec.Rajeg Diduga Abaikan Standar K3 

×

Minim Pengawasan, Proyek U-Ditch di Desa Rajeg Kec.Rajeg Diduga Abaikan Standar K3 

Sebarkan artikel ini
Minim Pengawasan, Proyek U-Ditch di Desa Rajeg Kec.Rajeg Diduga Abaikan Standar K3 

Kabupaten Tangerang ; Upaya Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan kualitas infrastruktur lingkungan kembali menuai sorotan. Proyek pemasangan U-Ditch di Jalan Kampung Rajeg Kulon RT 02/02, Desa Rajeg, Kecamatan Rajeg, yang dikerjakan melalui skema Pengadaan Langsung (PL) Kecamatan Rajeg dengan nilai anggaran sebesar Rp130 juta dari APBD-P Kabupaten Tangerang Tahun 2025, diduga tidak memenuhi spesifikasi teknis serta minim penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Minim Pengawasan, Proyek U-Ditch di Desa Rajeg Kec.Rajeg Diduga Abaikan Standar K3 

Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa sejumlah pekerja diduga menjalankan aktivitas tanpa menggunakan kelengkapan Alat Pelindung Diri (APD) yang semestinya menjadi persyaratan mutlak pada proyek pemerintah. Kondisi ini tidak hanya mencerminkan lemahnya kesadaran akan keselamatan, namun juga mengindikasikan dugaan kurangnya pengawasan dari pihak pelaksana maupun pengawas teknis.

Iwan, warga Kecamatan Rajeg, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kualitas proyek yang didanai dari uang rakyat tersebut.

Proyek pemasangan U-Ditch di Kampung Rajeg Kulon RT 03/02 itu dibiayai oleh pemerintah dari pajak rakyat. Tentunya pengawasan yang ketat dari semua pihak sangat diharapkan, agar kualitas pembangunan benar-benar terwujud dan manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” ujar Iwan kepada Volunteer News pada 27 November 2025.

Dampak Negatif Minimnya K3 bagi Pekerja

Minimnya penerapan standar K3 pada proyek pembangunan tidak hanya membahayakan pekerja, namun juga berdampak langsung terhadap kualitas hasil pekerjaan. Berikut beberapa potensi dampak negatif yang dapat ditimbulkan:

1. Risiko Kecelakaan Kerja Meningkat

Tanpa APD seperti helm, sepatu keselamatan, sarung tangan, dan rompi, pekerja sangat rentan terhadap cedera, kejatuhan material, terpeleset, atau terperosok ke galian U-Ditch.

2. Produktivitas Menurun

Kecelakaan kerja atau kondisi kerja yang tidak aman dapat menghambat ritme pekerjaan, menyebabkan waktu pengerjaan menjadi lebih lama dari jadwal.

3. Kualitas Pekerjaan Tidak Optimal

Pekerjaan yang dilakukan dalam kondisi tidak aman atau tanpa prosedur standar berisiko menghasilkan konstruksi yang tidak sesuai spesifikasi teknis.

4. Potensi Kerugian Negara

Ketidaksesuaian spesifikasi teknis dapat mengakibatkan pemborosan anggaran, bahkan memunculkan kebutuhan perbaikan dini yang kembali menggunakan dana publik.

5. Kegagalan Struktur di Masa Depan

Pemasangan U-Ditch yang tidak mengikuti standar teknis dapat menyebabkan kerusakan saluran, penurunan badan jalan, hingga banjir di musim penghujan.

Minim Pengawasan, Banyak Masalah

Sejumlah pihak menilai lemahnya pengawasan menjadi akar berbagai persoalan di proyek pemerintah, mulai dari dugaan penyimpangan rencana, penurunan kualitas, hingga potensi praktik tidak transparan. Ketika monitoring tidak dilakukan secara ketat, peluang terjadinya pelanggaran dan kelalaian semakin besar.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kontraktor pelaksana, pengawas teknis proyek, serta instansi terkait belum berhasil dikonfirmasi untuk memberikan tanggapan.

Catatan redaksi: Berita ini disusun berdasarkan informasi awal yang diperoleh dari sumber lapangan. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak-pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.