Kab.Tangerang ; Warga Kampung Beduglora Desa Onyam Kecamatan Gunung Kaler Kabupaten Tangerang Provinsi Banten terus dihantui apabila hujan deras yang mengguyur hal itu akan menyebabkan banjir yang merendam permukiman warga di Kampung Beduglora Desa Onyam dan warga Kampung Bojong Desa Mekarsari Kecamatan Carenang Kabupaten Serang, Banjir itu terjadi akibat meluapnya Sungai atau Kali Mati Cisadane yang berada di sepanjang Kampung tersebut, dimana hingga saat ini belum juga mendapatkan penanganan dari pemerintah untuk melakukan normalisasi sungai atau Kali mati Cisadane

Warga mengaku kecewa dengan lambannya respons pemerintah dalam mengantisipasi bencana yang sudah berulang kali terjadi. Salah satu warga, Siti menyampaikan keluhannya kepada Volunteer news.co.id mengatakan bahwa kondisi ini sudah sangat meresahkan karena selalu terjadi saat hujan deras
“Yang kami butuhkan saat ini adalah pengerukan sungai. Sedimentasi di tengah sungai sudah sangat parah dan harus segera dikeruk. Kalau tidak, banjir akan terus datang dan merendam rumah-rumah warga ” ujarnya

Ditempat terpisah Bustonil Arifin Kepala Desa (Kades) Onyam Kecamatan Gunung Kaler Kabupaten Tangerang mengatakan kepada Volunteer news.co.id bahwa warga sangat berharap agar pemerintah segera turun tangan melakukan normalisasi Sungai Cisadane Pasalnya, endapan material di sungai telah menyumbat aliran air, membuat sungai mudah meluap dan menggenangi rumah-rumah warga yang berada di sepanjang sungai atau kali mati Cisadane tersebut
” Kami berharap dan meminta kepada Pemerintah Provinsi Banten dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk segera menangani penyebab banjir yang menimpa warga kami, dengan melakukan normalisasi sungai atau kali mati Cisadane ” Ungkapnya kepada Volunteer news.co.id saat Audensi dengan Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Gunung Kaler Kab.Tangerang (21/04/2025)
Sungai atau Kali Mati Cisadane sendiri diketahui melintasi dua Desa di Kecamatan Gunung Kaler Kabupaten Tangerang dan Desa Mekarsari Kecamatan Carenang Kabupaten Serang Provinsi Banten, yang telah berulang kali menyebabkan banjir yang merugikan warga. Dimana hingga kini, belum terlihat adanya tindakan konkret dari pihak berwenang dalam hal ini Pemerintah Provinsi Banten dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk meninjau dan menangani permasalahan ini
Warga mendesak agar langkah-langkah pencegahan dan penanggulangan segera diambil demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat yang terus hidup dalam bayang-bayang ancaman banjir setiap musim hujan
Hingga berita ini ditayangkan para pihak dan instansi terkait belum berhasil dikonfirmasi untuk memberikan tanggapan












