Daerah

Dari Stadion Mini hingga Pulo Cangkir Kec.Kronjo: Linda Cup 2025 Ditutup dengan Ziarah dan Syukur

×

Dari Stadion Mini hingga Pulo Cangkir Kec.Kronjo: Linda Cup 2025 Ditutup dengan Ziarah dan Syukur

Sebarkan artikel ini
Dari Stadion Mini hingga Pulo Cangkir Kec.Kronjo: Linda Cup 2025 Ditutup dengan Ziarah dan Syukur
Ket.foto: Panitia Linda Cup 2025 saat Ziarah di Makam Kramat Waliyullah Pangeran Jaga lautan Pulo Cangkir

Kab.Tangerang ; Malam itu, Kamis 18 September 2025, langit Kronjo tampak teduh. Di antara semilir angin malam, sekelompok orang berjalan perlahan menuju kompleks makam keramat Waliyullah Pangeran Jaga Lautan di kawasan wisata religi Pulo Cangkir. Mereka bukan peziarah biasa. Mereka adalah panitia Turnamen Linda Cup 2025, ajang sepak bola yang dalam beberapa pekan terakhir menyedot perhatian ribuan warga Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang.

Dari Stadion Mini hingga Pulo Cangkir Kec.Kronjo: Linda Cup 2025 Ditutup dengan Ziarah dan Syukur
Ket.foto : Syukuran dan Pembubaran Panitia Linda Cup 2025

Di bawah temaram lampu, suasana ziarah berlangsung khidmat. Doa-doa dilantunkan, seakan mengikat kembali benang sejarah antara olahraga, spiritualitas, dan kebersamaan warga. Ziarah itu bukan sekadar ritual penutup, melainkan simbol rasa syukur atas suksesnya turnamen yang digelar di stadion mini yang juga menyandang nama sang wali: Pangeran Jaga Lautan.

Usai doa bersama, para panitia berkumpul. Di antara wajah lelah, tampak kepuasan tersirat. Ketua Panitia, Trisno Sergio, menyampaikan laporan penutupan. Dengan nada mantap ia berkata:

Alhamdulillah, penyelenggaraan Linda Cup 2025 berjalan lancar, sukses, dan kondusif. Semua berkat kerja sama berbagai pihak. Kami ucapkan terima kasih atas dukungannya.”sambutnya (18/09/2025)

Ucapan itu disambut anggukan penuh arti dari para anggota panitia. Trisno juga menegaskan bahwa turnamen ini digelar sesuai dengan prosedur perizinan resmi, sekaligus menepis isu-isu kurang sedap yang sempat beredar. Baginya, Linda Cup 2025 bukan sekadar kompetisi, melainkan sebuah gerakan untuk menghidupkan kembali semangat olahraga di tanah kelahirannya.

Tujuan kami sederhana: membangkitkan semangat sepak bola di Kronjo. Dengan ucapan syukur, Panitia Linda Cup 2025 resmi dibubarkan.”tambahnya

Apresiasi pun datang dari aparat keamanan. Perwakilan Polsek Kronjo menyampaikan terima kasih atas sinergi panitia dan masyarakat. Dukungan itu menjadi bagian penting dari keberhasilan turnamen yang berlangsung aman, tanpa gesekan berarti.

Malam semakin larut, namun suasana syukuran tetap hangat. Tawa kecil, pelukan, dan doa menutup perjalanan panjang panitia. Ada rasa haru ketika menyadari bahwa Linda Cup 2025 bukan hanya tentang skor pertandingan atau trofi kemenangan, melainkan tentang energi kolektif masyarakat yang bersatu dalam semangat sportivitas dan kebersamaan.

Linda Cup 2025 mungkin telah berakhir, panitianya pun resmi dibubarkan. Tetapi di hati masyarakat Kronjo, gema turnamen ini masih terasa. Sebuah bukti bahwa sepak bola, di luar hiruk-pikuk stadion besar, tetap mampu menjadi bahasa universal untuk menyatukan langkah dan doa.